

Ribuan anak dari pelosok desa di DIY memiliki semangat luar biasa untuk menjadi penghafal Al-Qur’an. Namun, keterbatasan ekonomi membuat mimpi mereka terhenti di tengah jalan. Banyak dari mereka yang harus memilih antara membantu orang tua bekerja atau meneruskan hafalan Qur’annya.
Melalui program Beasiswa Santri Tahfidz – 1 Desa 1 Hafidz, PEDULI membuka kesempatan bagi para donatur untuk menjadi Orang Tua Asuh bagi santri pilihan yang sedang menuntut ilmu di Ma’had Tahfidz Akhsanu Amala.
📊 Kenapa Program Ini Penting?
Sekitar 63% santri penghafal Qur’an di wilayah pedesaan DIY berasal dari keluarga prasejahtera.
Biaya hidup dan pendidikan tahfidz rata-rata mencapai Rp300.000–Rp500.000 per bulan per santri.
Lebih dari 1.000 desa di DIY belum memiliki penghafal Al-Qur’an tetap sebagai pembina umat.
Ratusan anak telah mendaftar, namun hanya 1 dari 4 yang dapat diterima karena keterbatasan dukungan beasiswa.
📚 Beasiswa mencakup:
Konsumsi dan kebutuhan harian
Kitab & perlengkapan belajar
Program pembinaan karakter Qur’ani
Bimbingan guru tahfidz dan asrama
🎁 Donasi Rp300.000/bulan cukup untuk mendukung 1 santri menjadi hafidz yang akan kembali ke desanya sebagai cahaya peradaban. Atau, sahabat peduli dapat berdonasi mulai Rp 25.000 untuk patungan beasiswa.